KESEMPURNAAN YANG TAK NAMPAK…

 Kawan, aku punya cerita.

Mungkin diantara kita tidak pernah menyadarinya. Sesuatu yang kita anggap dan pandang tidak sempurna, sebenarnya adalah sebuah kesempurnaan. Mengapa aku bisa bilang seperti itu ?

            Pagi ini, seperti biasa aku menikmati perjalananku dengan mobil biru tua dan seorang supir yang selalu bersemangat memanggil setiap orang dipinggir jalan. Lamunanku melambai, terbang tinggi membayangkan diriku menjadi seorang kontraktor muda yang sukses. Dengan penuh kekayaan dan bergelimangan prestasi. Namun tak berapa lama, lamunanku buyar oleh seorang Bapak yang berteriak mencoba menyetop mobil pribadiku ini.

            “Tunggu Pak, tunggu anak saya”, teriak Bapak tersebut sembari berlari menggandeng seorang anak sebayaku. Mobil pun berhenti, dan supir tua membukakan pintu depan mobil kesayangannya. “Tolong ya Pak, antarkan dia dengan selamat”, pesan Bapak anak tersebut lalu pergi dengan menitipkan senyuman pada anak tersebut.

            Kuperhatikan dirinya. Dalam pikiranku, kenapa anak sebesar dia masih digandeng orang tuanya untuk hanya sekedar naik angkot saja ? Apakah ia tidak malu sudah sebesar itu masih manja dan bergantung pada orang tua? Ya sudahlah pikirku, kenapa aku harus memikirkan dirinya.

            Waktu pun berjalan, hingga akhirnya aku tiba di tempat tujuanku. Ketika aku turun, ia pun turun. Sungguh terkejutnya diriku, ketika ku sadar ternyata apa yang kupikirkan bertolak belakang dengan kenyataan yang ada. Dirinya adalah seorang yang tidak sempurna. Ia buta dan tangannya tidak seperti keadaan tanganku yang bisa menggenggam sesuatu. Ketika ia hendak menyeberang, muncul 2 orang gadis menuntunnya, dan kusadari mereka adalah teman – teman setianya yang selalu ada untuk membantunya.

            Dan satu hal yang membuat ku kagum padanya, ia adalah seorang mahasiswa yang sama denganku. Berada di satu Universitas sama dengan ku, dengan polemik yang sama pula. Dengan kekurangan yang ada pada dirinya, ia tidak canggung dan malu, namun ia tetap semangat, berbeda dengan diriku yang tidak ada kekurangan dalam tubuh, namun selalu mengeluhkan segala masalah di kampus. Kini ku merasa ia yang sempurna dan aku hanyalah seorang yang tidak sempurna.

            Yup, teman – teman sering kali kita tidak menyadari bahwa sesungguhnya dibalik sebuah ketidaksempurnaan, ada hal sempurna yang selalu ada untuk mengimbanginya. Ketika kita merasa kita tidak sempurna dalam hal apapun, itu adalah anggapan yang salah. Semua orang sempurna, yang berbeda hanyalah usaha dalam mencapai kesempurnaan tersebut. Lihatlah firman Allah dibawah ini :

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, lalu Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur” [QS An-Nahl :78]

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka).” [QS At-Tiin :4-5]

“Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” [QS Al-Alaq : 3-5]

                Di jaman Rasulullah, ada seorang yang berkeinginan ingin syahid di jalan Allah. Namanya Amr Ibnu Jamuh ra. Namun yang menjadi pengganjalnya adalah kakinya yang pincang. Pernah ketika ia sudah bersiap – siap menyiapkan peralatan perangnya, keempat putra – putranya menghadangnya untuk mengurungkan niat agar tidak ikut berperang dengan kesadaran sendiri, atau bahkan dengan larangan dari Rasulullah.

dapat di google

Ia pun sedih akan hal itu. Namun ketika perang Uhud tiba, keinginan dirinya tidak dapat terbendung lagi. Ia meminta ijin pada Rasulullah, “Ya Rasulullah, putra-putraku bermaksud hendak menghalangiku pergi bertempur bersama Anda. Demi Allah, aku amat berharap kiranya dengan kepincanganku ini aku dapat merebut surga!” ungkap Amr. Melihat keteguhan Amr, Rasulullah pun mengijinkan beliau untuk ikut berperang. Begitu senangnya Amr, hingga ketika berada di medan perang ia berdoa, Ya Allah, berilah aku kesempatan untuk menemui syahid, dan janganlah aku dikembalikan kepada keluargaku!”.  Dan bersama keempat putranya ia maju menebas musuh – musuh yang menghadang. Sampai akhirnya keinginannya terwujud. Ia pergi menuju ke surga Allah dengan senyuman penuh kemenangan.

                 Teman – teman kenal dengan Nick Vujicic. Ia adalah seorang motivator tingkat dunia. Dan teman – teman tahu yang berbeda dari dirinya adalah, ia tidak memiliki lengan dan kaki. Waktu kecil ia adalah orang yang selalu pesimis dengan kekurangan yang dimilikinya.

Di olok – olok, dilecehkan hingga ia ingin bunuh diri dengan cara melompat dari kursi dan berharap mati dengan kepala menyentuh lantai duluan. Namun akhirnya ia sadar, Allah menciptakan kesempurnaan pada dirinya. Ia bersyukur dengan keadaan yang ada padanya, hingga ia bertekad ingin merubah pandangan semua orang yang seperti dirinya untuk tidak berputus asa, namun tetap berusaha untuk bangkit dan maju. Dan itu ia buktikan dengan menjadi seorang motivator, tidak hanya untuk yang cacat namun juga orang – orang yang sempurna bagian tubuhnya.

                Begitulah teman – teman, kisah yang ingin aku sampaikan. Tidak semua hal yang kita anggap tidak sempurna adalah suatu hal yang cacat. Namun sesungguhnya dibalik ketidaksempurnaan itu, justru ada kesempurnaan yang selalu mengiringinya. Tetaplah syukuri apa yang telah Allah berikan pada kita, dan selalu berusaha untuk maju, hilangkan keputusasaan..🙂

5 thoughts on “KESEMPURNAAN YANG TAK NAMPAK…

  1. semoga allah selalu mengingatkakanu untuk selalu bersyukur atas apa apa yang aku miliki… kesempurnaan itu ada dihati bang reza. mereka yang telah bangkit dalam ketidak sempurnaan fisik menjadi lebih sempurna karena hatinya telah sempurna dengan rasa syukur dan optimisme😀

  2. Kalau saya ketemu orang seperti yang dirimu ceritakan suka miris ya … Ah, rasanya jadi autokritik buat sendiri. Semoga kita tidak termasuk orang yang kufur nikmat. Na’udzu billah …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s