ANTARA ANAK INDONESIA DAN PALESTINA

Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu

Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu

Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu

Dipaksa pecahkan karang, lemas jarimu terkepal

Itu adalah sepenggal lirik dari lagunya bang Iwan Fals yang berjudul “Sore Tugu Pancoran”. Liriknya sederhana, namun dapat menggambarkan tentang kisah seorang anak Indonesia yang bekerja untuk menjajakan Koran, memecahkan karang, demi menghidupi keluarganya. Sungguh anak yang luar biasa ya. Namun, bagaimana dengan masa depannya bila saja sekecil itu ia yang harusnya belajar di sekolah harus bekerja dan membagi pikirannya antara sekolah atau bekerja.

Nah, itu adalah sepenggal nasib sebagian anak – anak yang benar – benar terjadi di Indonesia dan begitu pula yang benar – benar terjadi di Palestina tepatnya di Gaza walau ada sedikit perbedaan diantara keduanya. Kalau di Indonesia, seorang anak harus berjuang untuk bekerja demi menghidupi keluarganya, di Gaza seorang anak harus bertahan hidup dari namanya gempuran bom dan tembakan – tembakan senjata penjajah, agar mereka tak mati demi memperjuangkan masa depan bangsanya.

Kalau di Indonesia anak – anak itu terkapar masa depannya karena ulah beberapa aparat pemerintahan yang korupsi, di Gaza masa depan anak – anak itu terkapar karena ulah orang – orang yang ingin merampas hak orang lain dengan menganggap kalau itu adalah kepunyaan mereka.

Kalau di Indonesia anak – anak Negara ini harus memikirkan kembali masa depannya karena pemerintah telah menyerahkan harta kekayaan Negara ini pada orang lain tanpa ada sedikit dampak baik buat kesejahteraan rakyatnya, sedang anak – anak Gaza harus memikirkan kembali masa depannya antara bertahan hidup atau memilih mati dalam keadaan syahid karena mereka harus hidup dan dilahirkan yatim piatu.

Itu beberapa hal yang saat ini terjadi antara anak – anak di Indonesia dan anak – anak di Gaza yang harusnya menjadi calon pemimpin Negara mereka masing – masing di masa depan, namun akhirnya harus memikirkan ulang masa depan tersebut. Lalu bagaimana dengan kita yang lebih baik kondisinya. Apa hanya bisa diam saja melihat dari televisi tentang penderitaan mereka ? Atau hanya berdiskusi dan menjadikannya hanya sebuah wacana saja ?

Jawabannya, ada pada diri kita masing – masing. Masa depan bangsa ini, dunia ini tergantung dari apa yang bisa kita lakukan saat ini. Sedikit saja melakukan perubahan karena merubah semuanya itu sangatlah sulit. So, what we will do today ?

4 thoughts on “ANTARA ANAK INDONESIA DAN PALESTINA

  1. beda ladang beda juga belalang, begitu kata pepatah. dimanapun kita hidup, kita harus bisa bertahan hidup seperti apa sesuai untuk daerah kita tempati. penuh makna ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s