WASPADA, YANG NIPU MAKIN PINTAR

Sumber gambar : nonstop-online.com

Sumber gambar : nonstop-online.com

Baru-baru ini saya menjumpai beberapa kasus penipuan mulai dalam bentuk undangan, pemberitahuan sampai hadiah. Bahkan salah satunya telah berhasil membuat banyak korban di kampus saya. Nah info berikut ini mungkin bisa berguna untuk teman-teman agar tidak menjadi korban berikutnya.

1. SMS Seminar Mengenai Pendidikan dan Kepemimpinan

Nah yang satu ini penipuan yang berhasil merenggut banyak korban di kampus saya. Sasaran mereka adalah mahasiswa. Kedok penipuan mereka yaitu mengirimkan sms kepada calon korban dengan mengatasnamakan rektor, lalu menyuruh si korban mentransfer sejumlah uang kepada panitia untuk administrasi. Nah yang membuat berhasil modus ini adalah, si pelaku menyebutkan nama korban + nama rektor + nama pembantu rektor III secara lengkap + gelar-gelarnya juga sehingga membuat korban percaya. Contoh smsnya begini :

“Saya (Nama) Rektor (Kampus) mengucapkan selamat kepada saudara (Nama Kita) atas terpilihnya sebagai wakil kampus untuk mengikuti acara Seminar Pendidikan bersama Presiden dan Menteri Pendidikan di Jakarta. Untuk masalah administrasi akan ditanggung pihak kementrian. Info selanjutnya hubungi ….”

Nah tentunya kalau mahasiswa nerima sms beginian pasti senang banget kan. Namun cacatnya ini jelas-jelas penipuan karena beberapa faktor yaitu pihak rektor tidak mungkin meng-sms mahasiswa secara langsung. Biasanya beliau akan menyuruh staf-stafnya menghubungi atau melalui surat ke fakultas. Dan kedua yang membuat sms ini akhirnya ketahuan adalah nama PR III yang tertera karena PR III di kampus saya telah diganti sedang si pelaku masih memakai nama PR III yang lama. Terus bagaimana si pelaku bisa mengetahui nomor dan nama lengkap kita ? Yaitu melalui portal akademik dan dari sms yang mereka kirimkan ke kawan kita, contohnya :

“Saya dekan (nama fakultas). Tolong kirimkan nomor telepon yang bisa dihubungi dari Nama-nama berikut ini karena akan di evaluasi (Lalu ia menyebutkan nama-nama teman kita secara lengkap)”

So hati-hati deh buat teman-teman mahasiswa, jangan senang dulu dapat SMS yang terlalu menjanjikan, selidiki lebih penting.

2. Undangan mengikuti tes wawancara

Nah yang ini baru saya temukan dari sepupu saya. Jadi beliau dapat email dari salah satu perusahaan BUMN, namun anehnya email yang dikirim sangat mendadak. Isinya menyatakan selamat kepada sepupu saya karna telah lolos administrasi. Mereka pun mengirimkan surat lengkap dengan nomor surat sampai tanda tangan + stempel direksi, lalu dilampirkan pula nama-nama peserta yang lolos (nama kita berada di urutan paling atas).

Yang membuat undangan ini menarik adalah disana tertera bahwa kita sudah terpilih jadi calon karyawan dan hanya tinggal mengikuti tes akademik dan kesehatan saja. Untuk transportasi dan akomodasi kita disana akan ditanggung oleh perusahaan. Jadi kita beli tiket dulu, entar diganti setelah kita sampai di sana.

Nah analisa yang membuat penipuan ini terungkap adalah :

  1. Waktu surat dan keberangkatan yang mendadak (surat dikirim tanggal 30, tapi harus berangkat tanggal 31).
  2. Stempel perusahaan yang berbeda (masih pake logo perusahaan yang lama, padahal hampir seluruh perusahaan BUMN telah berganti logo) @rezaslash
  3. Adanya kewajiban untuk memesan tiket pada satu jasa travel yang telah ditentukan. Nah disini yang bikin aneh, karena kita harus mengirimkan sejumlah uang dahulu untuk pemesanan tiket. Sedang menurut sepupu saya, biasanya calon karyawan bebas memilih jasa travel apa saja untuk transportasi mereka
  4. Hasil editing tanda tangan yang sangat jelas terlihat. Perbedaannya dapat dilihat dari bedanya ketikan tulisan dengan tandatangan dan stempel. Tulisan lebih terang dari tanda tangan. Padahal kalau surat merupakan hasil scan-an tentunya warna dan kontras keseluruhannya sama

3. Penipuan dengan cara menelepon secara langsung

Yang ini penipuan yang saya bilang terlalu nekat. Coba saja kalau yang diteleponnya merupakan pihak kepolisian langsung, bisa ketangkap itu orang. But, jangan sepelekan penipuan berikut ini. Penipuan seperti ini sudah banyak memakan korban dalam bentuk transfer uang sampai pemerkosaan. Modusnya si pelaku langsung menelepon si korban dan mengaku sebagai kerabat, keluarga, teman bahkan pacar korban. Pada awal pembicaraan si pelaku akan langsung menyebutkan nama namun tidak lengkap, atau langsung mengaku sebagai kerabat korban dengan nada panik atau berteriak-teriak histeris. Ia akan meminta tolong kepada korban karena ia sedang ditimpa musibah (biasanya ditangkap polisi) lalu meminta korban untuk berbicara kepada si polisi. Nah si polisi ini suaranya benar-benar seperti asli polisi (kalau kita tidak jeli kita bisa terhipnotis karena kata-katanya sangat mengintimidasi. Dan hal ini sama seperti kasus pertama kalau kita menelepon nomor tersebut) dan kita akan diminta untuk mengirimkan sejumlah uang atau pulsa untuk membebaskan atau mengkelarkan masalah kerabat palsu kita tersebut.

Dan lebih hati-hati lagi karena si pelaku akan menelepon korban berkali-kali kalau pada saat telepon pertama si korban terkesan percaya.

Oke, mungkin itu beberapa contoh modus penipuan yang saat ini bisa-bisa mengancam keselamatan anda. Intinya tetap waspada dan jangan sampai anda memberikan celah kesempatan bagi si pelaku. Batu yang berlubang, walau sangat kecil tetap bisa di lewati oleh air.

NB : Sebarkan info ini kepada siapa pun dengan tetap mencantumkan linknya. Terima kasih🙂 Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s